Opini Detail

Manifesto Gerakan Etik dan Kesantunan

Manifesto Gerakan Etik dan Kesantunan

  • 12 November 2018
  • 1700

Oleh: Muhammad Husen Db. (DEBE)

Tepat pukul 21. 17 menit, di hari minggu bertepatan tanggal 11 November 2018. Di panggung megah, sang pendiri Partai NasDem Surya Paloh berdiri. Pekikan teriakkan tidak terbendung. Gemuruh teriakan ribuan kader partai NasDem menggema di aula Hotel De Tjolomadeo, Provinsi Jawa Tengah. Berkumpullah kader, simpatisan dan pimpinan partai politik serta pimpinan lembaga negara. Di aula itu pak Surya Paloh berdiri. Dengan khas suaranya yang menggema, ia kemudian menyapa semua peserta dan tamu undangan. Serak suaranya dengan senyum bangganya ia berdiri dan detak kagumnya terhadap perjalanan partai NasDem yang di nahkodainya selama tujuh tahun. Hari ini adalah tahun ke 7 partai NasDem. Memang tidak mudah, tetapi optimisme dan usaha yang kuat, partai ini kemudian menjadi partai yang bisa sejajar dengan partai-partai besar lainnya. Bagian dari kalimat nash Pak Surya Paloh “Ya Allah...Berilah kesempatan kepada kami untuk memimpin negeri ini, kutuk lah kami jika kami mengkhianati amanat ini. Kami ingin merubah bangsa ini agar lebih baik kedepan”. Merinding dan menggetarkan jiwa jiwa yang benar benar tulus ingin memperbaiki bangsa ini. 


11 November 2018, menjadi sejarah baru bagi partai NasDem. Partai yang meminjam bahasa Effendy Choirie, partai balita lebih dua tahun. Partai yang sejak berdirinya bergelombang optimisme. Partai berkarakter petarung, partai yang berorientasi gerakan perobahan, Restorasi Indonesia. Manifesto partai ini menitik tekankan kepada politik gagasan dan Integritas. Terlalu naif memang seakan partai ini mimpi di siang bolong. Karena kehadirannya merubah arah pola partai yang berorientasi kepada kepentingan jangka panjang. Orientasi pada keinginan rakyat. Mengedepankan rasa dan harapan masyarakat. Mengedepankan surara hati rakyat, mendengar dengan jelas apa kata rakyat. Mendengar dengan hati dan nurani, hingga lekat di detak jantung yang paling dalam. Kebaikan rakyat menjadi tujuannya.  


NasDem terus dan berupaya menjadikan momentum baik ini, berupaya menjadi jembatan bagi rakyat. NasDem memfasilitasi kepentingan rakyat dengan semua masalah yang dihadapi. Dekat dan menyentuh hati rakyat sebagai bagian pertanggungjawaban moral terhadap kepentingan bangsa. Dalam dimensi yang lebih kokoh, NasDem menjadi Martil bagi kepentingan warga bangsa. Pokok pikiran dan kerja nyata tidak hanya di ungkapkan tetapi, NasDem lahir dan dilahirkan untuk merubah gaya perpolitikan Indonesia, merubah arah menuju politik kesantunan dan keteladanan. Politik yang jauh dari intrik dan kepentingan pribadi atau golongan tertentu. Manifesto NasDem mengamanatkan gerakan Restorasi Indonesia. Gerakan ini kemudian di refleksikan menjadi gerakan Anti Mahar.


Pak Surya Paloh Menunjukkan Keteladanan.

Kalimat yang terus menggema dari Pak Surya Paloh adalah, Jika ingin menjadi orang kaya, Ia tidak akan mendirikan partai politik. Partai politik didirikan bukan untuk mencari pundi-pundi kekeyaan untuk kepentingan pribadi atau golongan. Partai NasDem di dirikan untuk mempersiapkan anak-anak bangsa yang berjiwa besar, bekerja keras, berprilaku terbaik, anak-anak beretika dan bermoral serta memiliki keteladanan yang baik untuk kepentingan bangsa dan negara ini. “Saya telah mendedikasikan diri saya untuk kepentingan bangsa ini” maka sungguhlah bagi semua kader partai Nasdem menjadikan ini sebagai bagian dari pola kerja. 


Keteladanan sederhana misalnya berusaha ke kantor paling dahulu dan pulang dari kantor lebih akhir, ini bagian keteladanan yang Pak Surya Paloh contohkan. Menjadi sebuah pesan dari bagian dari pidato hebat itu adalah, terus berusaha memperbaiki etos kerja dari kepura puraan menjadi ketulusan. Yakinlah bahwa apapun yang dikerjakan pasti ada balasannya, meski sederhana. Sesederhana apapun yang di lakukan, yakinlah ada ganjarannya. Dalam kesempatan yang berharga itu, sekaligus mengharapkan dan menginstruksikan kepada semua kader partai NasDem yang saat ini menjadi calon legis latif dimanapun posisinya, bersegeralah menunjukkan itikat baik terhadap kosntituennya. Ikhlaslah berbuat dan bekerja sepenuh hati, dan berkorbanlah. Pergunakan momentum baik ini untuk menuju sebuah tahapan baik buat semua kader NasDem, untuk mempersiapkan diri menjadi pemimpin bangsa ini. 


Pada bagian akhir, Pak Surya Paloh menegaskan beberapa hal;

Dari waktu ke wakut, kader Partai NasDem harus terus memperjuangkan manifesto gerakan perubahan. Gerakan yang mengahantarkan bangsa ini menjadi bangsa yang besar dan bangsa yang bersaing dengan bangsa lain. Bangsa ini memiliki generasi yang hebat, sumberdaya yang besar, geografis yang luas, potensi generasi muda yang handal, maka pergunakan semaksimal mungkin untuk kejayaan bangsa ini. 

Rubah prilaku sosial yang lebih baik. Prilaku yang menunjukkan kesantunan dan kesopanan sebagai warisan budaya bangsa. Tidak ada gunanya jika kekayaan dan kemegahan kita tidak di barengi dengan kesopanan dan keteladanan.  


Bulatkan tekat, sebagai martil gerakan perobahan.

Gerakan perobahan tidak akan bisa dilakukan oleh orang yang tidak punya ketangguhan. Gerakan perobahan tidak bisa di lakukan oleh orang yang bermental kerupuk. Gerakan perobahan di dedikasikan kepada kader yang berorientasi kepada jangka panjang. Dimana disana ada nilai perubahan yang akan kita persiapkan. Kita ingin memimpin bangsa ini, kita ingin mendedikasikan sisa usia ini utuh untuk kepentingan bangsa dan negara yang kita cintai ini. Indonesia. 


Kota Solo Menjadi Momentum Reflektif.

NasDem melaksanakan peringatan ulang tahun yang ke-7 di kota solo dengan beberapa alasan; pertama, kota ini adalah kota kelahiran presiden Joko Widodo. Kedua, kota ini adalah kota sebagai miniatur keindonesiaan. Dimana kota Solo sebagai kota berdiri berdampingan warga cina dan jawa, beberapa agama dan suku berdampingan. Kota Solo juga sebagai kebangkitan politik islam, dimana dari Solo lahir pedagang pedagang batik Solo. Maka mengambil spirit itu, NasDem kemudian melaksanakan peringatan Hari Ulang Tahun ini di kota Solo. Selain itu NasDem ingin menjadikan spirit keindonesiaan dalam mewujudkan kesetaraan dalam setiap bidang. Kebiasaan pihak lain selalu melaksanakan acara sentralistik di Jakarta, maka NasDem ingin menggeser pola itu dan mengadakan acara ini di kota Solo. Gerakan ini bagian yang tidak terpisahkan untuk mensejajarkan semua wilayah sama satu dengan yang lain. 


Niat telah di ikrarkan, langkah telah di tapakkan, gerakkan telah di ayunkan, teriakkan telah di kobarkan, maka lekatkan menjadi satu kesatuan, agar semua menjadi utuh. Satu kesatuan semua ini menjadi gelombang besar perubahan sesuai dengan semangat juang yang di torehkan pendiri partai ini, Pak Surya Paloh. Dari sabang sampai marauke, dari pulau miamas sampai pulau rote, bergerak, berjuang, menang. Target posisi ke tiga besar dari pemilu 2019 kali ini menjadi sebuah optimisme yang aplikatif. Optimisme micro targeting harus terus di gelorakan, sampai setiap orang mendengar dengan baik bahwa ada partai yang berjuang utuh untuk kepentingan rakyatnya, yaitu partai NasDem.  


Di hari ulang tahun yang ke-7 ini, secara pribadi dan keluarga serta segenap kader dan partisipan partai NasDem, mengucapkan selamat Ulang Tahun, semoag Allah swt, Tuhan yang maha kuasa membimbing partai ini menjadi partai yang membanggakan. 

Billahi fii sabiililhaq, Fastabiqulkhoirat.

Salam Hormat.

Muhammad Husen Db, M.Pd. (DEBE): Dosen dan Tenaga Ahli Fraksi Partai NasDem DPR RI. 


,