News Detail

Rekomendasi Percepatan Industri Perikanan di Bitung

Rekomendasi Percepatan Industri Perikanan di Bitung

  • 11 Oktober 2016
  • 2
JAKARTA (11 Oktober): Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Utara (Sulut), Elman Saragih beserta Sekretaris DPW NasDem Sulut Virgie Baker, mendampingi Wali Kota Bitung Maximillian Lomban bertemu Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di Lantai V Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem Jalan Gondangdia Lama No 44-46 Cikini Jakarta Pusat, Selasa (11/10).

Pertemuan tersebut dilakukan untuk memberikan rekomendasi hasil seminar sehari yang membahas permasalahan industri perikanan di kota Bitung yang telah dilaksanakan 4 OKtober 2016 lalu.

Pertemuan yang juga diikuti Anggota DPRD Fraksi NasDem Kota Bitung serta Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem Kota Bitung itu meminta sesegera mungkin mengambil langkah-langkah dalam upaya penyelamatan industri perikanan di Kota Bitung.

bitung1

Selain itu, industri perikanan di kota Bitung juga meminta adanya kebijakan khusus untuk pemenuhan bahan baku terhadap 53 Unit Pengolahan Ikan (UPI) dengan langkah mempertegas Permen KP Nomer: 57/2014 agar memperbolehkan alih muat ikan di tengah laut ke pelabuhan bongkar di dalam negeri namun tetap melarang keras alih muat ikan di tengah laut ke luar negeri.

Surya Paloh yang menerima rekomendasi tersebut meminta kepada Wali Kota Bitung sebagai kader NasDem untuk sensitive terhadap masalah yang dihadapi masyarakat.

“Sebagai Walikota dari NasDem, harus sensitif terhadap masalah masyarakat.  Untuk masalah perikanan dan kelautan yang saat ini menjadi masalah serius di Bitung akibat kebijakan pemerintah pusat, walikota harus ada di depan rakyat, bukan duduk dengan nyaman. Kalau segala upaya mulai dari seminar, lobi-lobi, kemudian bersama gubernur sudah menyampaikan ke pusat dan belum berhasil, walikota harus berupaya semaksimal mungkin bagaimana caranya karena rakyat sudah menderita,” ujar Surya.

Sementara itu, Maximillian Lomban sendiri menyampaikan telah terjadi banyak kerugian dengan diberlakukannya permen 57/2014 tersebut. Pertumbuhan ekonomi bahkan turun signifikan.

“Permen yang ke luar ini berakibat pada pertumbuhan ekonomi kami mesorot. Tahun 2013-2014 pertumbuhan ekonomi kami hampir mencapai 8 persen, tetapi ketika kebijakan itu berlaku, tahun 2015 tinggal 5,4 %,” ujar Maximillian Lomban, Wali Kota Bitung setelah pertemuan itu berlangsung.

Lebih lanjut Max juga menuturkan, saat ini di Kota Bitung telah terjadi perlambatan industri perikanan yang mengakibatkan pertumbuhan ekonomi menurun.

“Ada pengangguran tercipta di bidang penangkapan, ada tiga ribu lebih buruh menganggur di bidang penangkapan ikan,” tambah Max.

Wali Kota Bitung itu juga mengucapkan terima kasih kepada Partai NasDem karena telah membantu mencari solusi persoalan industri perikanan di Kota Bitung.(*)