News Detail

Waspadai Politik Uang Jelang Bergulirnya Pilkada

Waspadai Politik Uang Jelang Bergulirnya Pilkada

  • 19 Juni 2018
  • 187
  • NasDem Riau

PEKANBARU, (19 Juni): Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Riau, ZM Pandapotan Sitindaon SP mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat dan pihak terkait dapat mengawasi penuh terhadap segala bentuk praktik politik uang di ajang Pilkada serentak 2018.

“Kita meminta agar seluruh pasangan bersaing secara sehat, adu visi, program dan simpati. Bukan adu finansial seperti memberikan hadiah kepada pemilih,” katanya, Selasa (19/6).

Menurut pria yang kerap menggunakan kopiah ini gelaran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau yang akan berlangsung 27 Juni mendatang sangat rentan akan terjadinya berbagai pelanggaran diantaranya politik uang.

“Sebab, politik uang bukan saja sebagai pelanggaran akibat perbuatan curang, tetapi juga bisa mencederai hasil pemilihan yang diharapkan berlangsung secara jujur, adil dan damai,” ujarnya.

Partai NasDem menurut Sitindaon yang mengusung pasangan nomor urut 1 di Pilgub Riau Syamsuar – Edy Natar Nasution sudah bertekad untuk mengikuti seluruh tahapan pemilihan gubernur secara sehat, dan sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan pemerintah maupun penyelenggara pemilu.

“Kami mengajak agar para calon dan tim pemenangan sama-sama menjalankan pesta demokrasi ini sesuai aturan,” terangnya.

Menurutnya, meski sistem Pemilu sudah diubah sedemikian rupa untuk mencegah terjadinya praktik politik uang, tetap saja kemungkinan adanya kecurangan masih bisa terjadi dengan memanfaatkan celah yang ada.

“Kemungkinan itu tetap ada, termasuk beberapa jam sebelum TPS dibuka, seperti yang biasa dikenal sebagai serangan fajar,” kata Sitindaon.

Sebab itu, Sitindaon mendorong agar lembaga terkait seperti KPU, Bawaslu dan Gakumdu serta unsur-unsur yang peduli terhadap kualitas pelaksanaan Pilkada kali ini agar meningkatkan kewaspadaan dan pengawasannya terhadap kemungkinan terjadinya kecurangan.(*)