News Detail

Lawan Paham Radikal dengan 4 Pilar Kebangsaan

Lawan Paham Radikal dengan 4 Pilar Kebangsaan

  • 22 Juli 2018
  • 333
  • Fraksi NasDem
  • Titik Verdi

KEDIRI, (22 Juli): Anggota MPR RI, Hj. Titik Prasetyowati Verdi mengatakan implementasi Empat Pilar Kebangsaan sangat penting dilakukan oleh seluruh kader bangsa termasuk di kalangan mahasiswa. Menurutnya pengamalan keempat pilar tersebut dapat menangkal paham-paham radikal yang terselubung.

Hal tersebut diutarakan juara dunia karate 2 kali itu dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) di ruang Auditorium Rektorat, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri, Jawa Timur, Sabtu (21/7).

"Empat Pilar Kebangsaan terhadap mahasiswa ini sangat penting, karena mahasiswa adalah generasi penerus bangsa," katanya.

Titik yang juga Anggota Fraksi NasDem DPR RI itu meyakini di beberapa universitas paham radikalisme kerap ditemukan. Lewat sosialisasi Empat Pilar ia berupaya untuk melawan paham terorisme yang terselubung.

"Beberapa yang kita sinyalir, dan ini penting kita luruskan agar mahasiswa Indonesia tidak terjerumus pada radikalisme yang menjurus pada terorisme," katanya.

Anggota Komisi VIII DPRI RI yang berangkat dari Dapil VI (Kota/Kabupaten Kediri, Kota/Kabupaten Blitar dan Tulungagung) ini mengungkapkan ada pihak-pihak yang berusaha untuk menghancurkan Indonesia melalui penyebaran paham radikalisme dengan beragam cara diantaranya melalui tempat pendidikan. 

"Orang dengan kemiskinan mudah sekali dimasuki dan rayu-rayu. Kemudian faktor ideologi. Maka jangan bosan-bosan untuk menyampaikan Pancasila sebagai dasar negara kita," terangnya.

Tidak lupa, pemegang DAN 6 Karate di Indonesia ini mengajak kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk bersyukur, karena mendapat karunia hidup di negara yang diberkahi sumber daya melimpah dan penuh kedamaian.

FOTO SELENGKAPNYA : Lawan Paham Radikal dengan 4 Pilar Kebangsaan


"Kesatuan ini adalah harga mati. Kalau kita tidak bersatu, maka mereka mudah untuk masuk," pungkasnya.(*)