News Detail

Willy Aditya: Demokrasi Harus Merawat Republik

Willy Aditya: Demokrasi Harus Merawat Republik

  • 14 September 2018
  • 60
  • DPP NasDem
  • Willy Aditya
  • Calon Legislatif

Willy Aditya: Demokrasi Harus Merawat Republik


JAKARTA (14 September): Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem Bidang Media dan Komunikasi Publik Willy Aditya menegaskan pesta demokrasi di Indonesia harus bisa dijadikan sebagai jalan dalam merawat republik dan memajukan bangsa.


Hal tersebut disampaikan Willy yang juga Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Pusat NasDem saat menjadi pembicara di acara bertajuk "Menakar Soliditas Dua Kubu" di gedung Populi Center Jalan Letjen S Parman Kav 5-6 Kompleks Mandiri Blok O No. 12 Slipi Jakarta Barat, Jumat (14/9).


“Demokrasi itu harus merawat republik, perbedaan itu hanya sekali, tapi seterusnya selama lima tahun kita harus membangun bangsa dan negara ini,” ungkapnya.

Willy tidak menampik gelaran pileg dan pilpres yang berjalan serentak tahun depan akan membawa suasana baru dalam pesta demokrasi di tanah air. Untuk itu pihaknya menegaskan pentingnya integritas figur dari para kandidat peserta.


“Pilpres dan pileg yang berbarengan membuat figur calon sangat melekat kuat dan sangat identik dengan partai asalnya," kata Willy seperti dilansir laman resmi twitter populi.

Menurutnya, diaspora dari tim sangat dibutuhkan dan tidak hanya bekerja sebatas koalisi tim partai saja, sehingga daya jelajahnya bisa menjangkau kepada lapisan yang lebih luas.


“Tugas penting Tim Kampanye bagaimana menyosialisasikan keberhasilan pemerintah saat ini dan membangun narasi positif pak Jokowi,” ungkapnya.

Calon legislatif DPR RI Dapil Jawa Timur XI ini pun menyatakan bahwa saat ini adalah era yang sangat terbuka sehingga aktor dapat tumbuh menjadi aktor otonom dengan relasi actors to actors.


Ia pun mengimbau kepada masyarakat bahwa terdapat hal yang jauh lebih penting dari dinamika jalannya pesta demokrasi belakangan ini yakni bagaimana menjaga keutuhan bangsa dan pembangunan berkelanjutan ke depan.


“Memajukan Republik dan menjaga demokrasi itu jauh lebih penting," pungkasnya.(*)