News Detail

NasDem Sambut Hangat Kunjungan DAP Malaysia

NasDem Sambut Hangat Kunjungan DAP Malaysia

  • 10 Oktober 2018
  • 545
  • DPP NasDem


JAKARTA (10 Oktober): Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem menerima kunjungan Yang Berhormat Howard Lee Chuan How Ahli Majlis Mesyuarat Kerajaan Negri Perak-Pembangunan Belia dan Sukan (State Minister for Youth and Sports Development) dan Setiausaha Antarbangsa Democratic Action Party Socialist Youth (DAPSY) Nasional.


Ketua DPP Partai NasDem Bidang Hubungan Luar Negeri, Martin Manurung mewakili NasDem  menerima kunjungan DAPSY ke Kantor DPP NasDem kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (10/10).


Selain itu juga hadir fungsionaris DPP, jajaran pengurus DPW NasDem Provinsi DKI Jakarta, anggota Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta dan Garda Pemuda NasDem.


Martin menilai terdapat kesamaan semangat di bidang kepemudaan antara kedua bangsa yaitu Indonesia dan Malaysia yang sedang menghadapi tantangan fundamentalisme dan radikalisme.


“Sebagai dua organisasi pemuda yang progresif memang seharusnya Garda Pemuda NasDem dan Pemuda DAPSY baiknya ada satu forum mencari agenda bersama ke depan untuk mendorong campaign kepada generasi muda untuk berpikiran maju dan tidak terjebak pada propaganda radikalisme,” ujarnya.

Menurut Martin, pertemuan kali ini sangat bermanfaat utamanya dalam bertukar pengalaman dan gagasan antara NasDem dan DAPSY yang sama-sama memiliki pengaruh cukup kuat di pemerintahan masing-masing.


“Sebagai satu saudara serumpun kita bisa saling belajar dan kita tentu menginginkan teman di Malaysia jauh lebih berhasil lagi dari transisi. Kita di sini suport apapun yang diperlukan kita akan berikan sebagai saudara,” katanya.

Lee Chuan How dalam sambutan penutupnya menyampaikan  terima kasih atas pertemuan penuh makna dengan Partai NasDem.


Ia menegaskan kunjungan dari partai ke partai tersebut merupakan kunjungan pertama yang dilaksanakan DAPSY setelah ada di kekuasaan.


“Saya pikir ini adalah petunjuk bahwa Indonesia dengan Malaysia adalah saudara serumpun Nusantara yang kita pegang teguh,” tegasnya.

Ia menilai pembicaraan sangat menarik dan berharap hubungan baik ini dapat berlanjut dan menjadi titik permulaan peradaban penuh makna.


“Yang jelas kita saling bantu untuk memperkuat perjuangan. Yang penting perjuangan kita adalah perjuangan bersama atas landasan yang sama dengan nilai yang sama walaupun kaidahnya berbeda tetapi sama yakni membahagiakan rakyat,” pungkasnya.*