News Detail

NasDem Diproyeksikan Masuk Pimpinan DPRD Sulbar

NasDem Diproyeksikan Masuk Pimpinan DPRD Sulbar

  • 13 Mei 2019
  • 115
  • NasDem Sulbar


MAMUJU (13 Mei): Perolehan suara Partai NasDem di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengalami lonjakan signifikan. Baru setahun lebih NasDem Sulbar dipimpin H Habsi Wahid grafik perolehan suaranya sudah melesat pada perhelatan Pileg 2019.


Pada periode sebelumnya NasDem mendudukkan dua kadernya di DPRD Provinsi Sulbar dan satu di DPRD Kabupaten Mamuju.


Akan tetapi pada pileg kali ini, NasDem di DPRD provinsi bahkan telah diproyeksikan masuk dalam unsur pimpinan karena telah berhasil merebut enam kursi Dewan.


Belum lagi pada tingkat kabupaten, utamanya di Kabupaten Mamuju dan Mamasa yang mampu menumbangkan dominasi partai lain yang selama ini menduduki kursi pimpinan.


Di Mamuju perolehan NasDem yang sebelumnya hanya satu kursi kini meningkat drastis menjadi sembilan kursi. Artinya dipastikan posisi pimpinan DPRD Mamuju beralih ke Partai NasDem.


Dari keberhasilan tersebut, Ketua DPW NasDem Sulawesi Barat, H Habsi Wahid tidak menampik adanya campur tangan Allah SWT dalam menentukan keberhasilan partainya.


Bupati Mamuju itu juga sangat mengapresiasi dukungan dan kepercayaan besar yang diberikan masyarakat Sulbar hingga mengantarkan Partai NasDem menjadi pemenang pemilu.


“Saya atas nama keluarga besar Partai NasDem mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat atas kepercayaannya kepada kader-kader Partai NasDem. Ini tentu harus dijawab dengan kerja nyata membuktikan bahwa kepercayaan itu tidak salah diberikan kepada kami,” katanya, Sabtu (11/5).

Selain itu Habsi secara khusus menyampaikan terima kasih kepada pihak penyelenggara pemilu yang menurut dia telah bekerja ekstra keras guna melaksanakan agenda pemilu yang telah berlangsung aman dan damai.


“Mereka adalah pahlawan-pahlawan demokrasi yang patut dihargai atas dedikasi dan kerja keras melaksanakan pesta demokrasi itu,” kata Habsi.

Menurut dia, soliditas dan kerja keras tim adalah salah satu kunci keberhasilan partainya. Selain itu, kesempatan dan ruang yang sama yang telah diberikan kepada calegnya, baik yang incumbent maupun yang baru juga sangat menentukan.


Dia mengaku telah memberi keleluasaan kepada setiap calon yang diusung untuk melakukan desain strategi pemenangannya masing-masing tanpa ada tekanan maupun mahar yang harus dibebankan kepada mereka.


“Jadi kalau ada yang terpilih hari ini hendaknya jangan jumawah dan besar kepala karena keberhasilan ini bukan hanya hasil kerja individu tapi kerja sama tim. Kepercayaan masyarakat harus dijawab dengan kerja nyata,” tambahnya.(*)