News Detail

Prioritaskan Kader, NasDem Juga Terbuka di Pilkada Makassar

Prioritaskan Kader, NasDem Juga Terbuka di Pilkada Makassar

  • 12 Juni 2019
  • 62
  • NasDem Sulsel

MAKASSAR (12 Juni): Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Sulawesi Selatan (Sulsel) Syaharuddin Alrif mengatakan partainya mempunyai prioritas mengusung kader sendiri di Pilkada 2020 mendatang.


Menurut Syahar partainya mempunyai bukti dan pertimbangan bahwa di beberapa daerah di Sulsel kader NasDem telah terbukti mampu duduk sebagai bupati maupun wakil bupati. 


"Banyak kader kita. NasDem punya kader di Maros, misalnya Wakil Bupati Maros (Harmil Mattotorang) dan ada beberapa anggota DPRD kita di sana. Di Barru juga (Suardi Saleh)," katanya di Makassar, Sulsel, Selasa (11/6).

Meski mendorong kader sendiri, Syahar yang juga Wakil Ketua DPRD Sulsel itu menyatakan partainya tetap membuka ruang seluas-luasnya bagi para kandidat yang berasal dari eksternal partai untuk bersama NasDem di Pilkada tahun depan.


"Sangat terbuka juga untuk eksternal. Yang mau daftar, ayo. Tentu, kita lihat dulu hasil surveinya," kata dia.

Senada dengan Syahar, Koordinator pemenangan Partai NasDem wilayah Kota Makassar, Rudianto Lallo (RL) yang juga Wakil Ketua DPRD Makassar mengatakan partainya masih menunggu tahapan Pilwali dimulai.


“Kalau Pilwali kan belum masuk tahapan. Di NasDem belum membicarakan Pilwali karena baru saja selesai Pileg. Tunggu tahapan mulai,” kata dia.

RL menyatakan partainya akan memprioritaskan kadernya sendiri untuk maju di Pilwali Makassar tahun depan.


“Yang pasti sebagai partai pemenang, NasDem harus mengusung kadernya sendiri. Siapapun. Kan ada Ibu Cicu (Rachmatika Dewi) Ketua NasDem, ada Pak Danny Pomanto,” katanya.

Meski begitu RL menegaskan, sebagai partai politik modern dan menjadi harapan baru bagi masyarakat, NasDem bakal mempertimbangkan banyak hal termasuk hasil survei untuk mengusung kandidat baik internal maupun eksternal. 


“Kalau dipandang ada kader eksternal yah itu bisa saja terjadi tergantung survei nantinya, karena NasDem selalu berpatokan pada survei. Tentu yang diprioritaskan adalah kader,” tandasnya.(*)