News Detail

Fakta Empiris Perjalanan Karier Politik Ahmad Ali dalam Sebuah Buku

Fakta Empiris Perjalanan Karier Politik Ahmad Ali dalam Sebuah Buku

  • 23 Agustus 2019
  • 124
  • NasDem Sulteng
  • Atha Mahmud



PALU (23 Agustus): Jurnalis Lembaga Kantor Berita Nasional Antara Biro Sulawesi Tengah, Adha Nadjemuddin mempersembahkan satu karya ilmiah buku tentang perjalanan dan karier politik Bendahara Umum DPP Partai NasDem, Ahmad M Ali.


"Saya terpanggil menarasikan sejumlah fakta empiris terhadap perjalanan politik Ahmad M Ali dan sejumlah gagasannya karena lahir dari beberapa kesamaan persepsi dalam melihat Sulawesi Tengah secara makro, dan bagaimana menyelesaikan sejumlah problem di daerah kaya ini agar lebih maju, dua atau tiga kali lebih cepat dari yang ada," kata Adha Nadjemuddin, di Palu, Kamis (22/8).

Perjalanan dan karier politik Ahmad Ali, politisi asal Sulawesi Tengah itu dituangkan oleh Adha Nadjemuddin dalam buku yang berjudul "Rekam Jejak, Tindakan dan Fikiran Ahmad M Ali Untuk Sulteng".


Buku yang telah digandakan menjadi lima buah, diberikan Adha kepada  DPW NasDem Sulteng dan diterima  Atha Mahmud di sela-sela dialog refleksi perjalan Partai NasDem bertajuk 'NasDem Sulteng di Mata Jurnalis", yang berlangsung di Kantor DPW NasDem Sulteng.


Jajaran fungsionaris Partai NasDem tidak menyangka bahwa dalam acara dialog tersebut, akan ada persembahan suatu karya ilmiah yang sangat berarti bagi NasDem Sulteng dan Ahmad Ali.

Seketika, setelah menerima buku dari Adha Nadjemuddin, staf ahli Ahmad Ali di DPR-RI, Ferry yang saat itu ikut dalam kegiatan tersebut, langsung mengirimkan buku karya Adha Nadjemuddin kepada Ahmad Ali di Jakarta.

Buku ini setidaknya mengurai tiga hal penting. Pertama, rekam jejak Ahmad Ali dari berbagai sisi, baik dari perjalanan, capaian kinerja politik, maupun sisi internal keluarganya.

Kedua, eksplorasi tentang beberapa pokok pikiran Ahmad Ali dalam membangun Sulawesi Tengah kini dan akan datang.  Ketiga, sisi lain Ahmad Ali yang kemungkinan banyak yang belum tersingkap, sehingga tidak banyak diketahui publik. 

"Padahal  bisa jadi sisi itu, memberi banyak makna dan inspirasi dalam membangun Sulawesi Tengah," sebut Adha yang merupakan alumni Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Datokarama Palu/IAIN Palu.(*)