News Detail

Strategi Serap Aspirasi Ala Syarif Abdullah Alkadrie

Strategi Serap Aspirasi Ala Syarif Abdullah Alkadrie

  • 08 Oktober 2019
  • 102
  • Fraksi NasDem
  • Syarif Abdullah Alkadrie



PONTIANAK (8 Oktober): Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem Syarif Abdullah Alqadrie punya cara jitu agar selalu dekat untuk memerjuangkan kepentingan rakyat.


Politisi asal Kalimantan Barat itu menggambarkan, salah satu langkahnya adalah membuat rumah aspirasi selama satu periode penuh, tidak hanya saat pemilu.


"Ini, kan, bentuk perpanjangan tangan saya dengan konstituen, maka rumah aspirasi tetap ada. Saya membuat rumah aspirasi bukan hanya sebatas pemilu, namun sebelum pemilu, sejak saya terpilih, setahun kemudian sudah ada rumah aspirasi saya di Jl Imam Bonjol (Pontianak)," ujarnya di Pontianak, Senin (7/10).

Syarif mengungkapkan, dirinya sudah tidak bisa bertemu setiap saat dengan masyarakat, terkhusus di dapilnya. Oleh karena itu ia memutuskan untuk memaksimalkan rumah aspirasi, sehingga dapat menjadi tempat penyampaian aspirasi masyarakat.


Ketua NasDem Kalbar ini juga mengatakan, upaya penyerapan aspirasi juga dilakukan melalui berbagai platform media sampai bertemu langsung.


"Ya banyak juga, namun aspirasi tidak sebatas di situ, ada yang langsung ke rumah saya, ada yang ke DPW NasDem, ada saat saya reses, artinya cukup banyak yang disampaikan masyarakat Kalbar berkaitan dengan itu," jelasnya.

Dikatakan, aspirasi terkait pemerintah pusat diperjuangkan melalui lembaga dan kementerian, sesuai kapasitasnya sebagai anggota DPR. Walaupun diakui Syarif, untuk sekarang pembagian komisi masih dibahas NasDem.


"Belum, sedang menata pembagian komisi. Kalau saya di mana pun terserah, itu tergantung partai yang menempatkan sesuai dengan kapasitas," terangnya.

Namun ditegaskannya, komunikasi harus dimaksimalkan dengan masyarakat baik melalui media maupun rumah aspirasi untuk diperjuangkan kemudian di parlemen.


"Rumah aspirasi salah satu saluran, namun handphone saya juga terbuka, setiap saat ada yang menghubungi melalui handphone atau medsos, tidak ada yang saya batasi," tukasnya.(*)