Sosok Detail

Surya Paloh Jadi Langkah Awal Sondang di Jalur Restorasi

Surya Paloh Jadi Langkah Awal Sondang di Jalur Restorasi

  • 22 Maret 2018
  • 161

JAKARTA, (23 Maret): Malam itu tepat pukul 23:30 WIB. Perempuan berdarah batak kelahiran Pematang Siantar yang tumbuh di Tanah Pasundan ini  sedang berjalan menyusuri gelapnya hutan seorang diri. 


Kekagumannya kepada Surya Paloh menjadi awal perjalanan Sondang Tarida Tampubolon nekat menyusuri gelapnya malam di hutan belantara wilayah Jonggol Kabupaten Bogor. 


Kenekatannya ini dilakukan Sondang hanya untuk satu tujuan, menyalurkan rasa empatinya kepada masyarakat yang membutuhkan.


Sepertinya memang terdengar klise namun itulah adanya. Ibu dari 3 orang anak ini ingin menjadi orang yang bisa berempati kepada orang lain dengan tidak memikirkan dirinya sendiri. 


Pengacara lulusan Universitas Parahyangan ini bahkan rela meninggalkan kantornya sejak 2016 lalu untuk memberikan seluruh waktunya hadir di tengah masyarakat. Meski sesungguhnya Sondang sudah bergabung dengan NasDem sejak tahun 2011.


Sondang hadir mengisi tempat beras petani Bogor yang merintih akibat sawahnya gagal panen. Sondang datang menerangi warga ujung timur Kabupaten Bogor yang kampungnya gelap belum teraliri listrik. Sondang memeluk anak-anak Indonesia yang sulit mendapat pendidikan layak.


Pengalamannya sulit mendapatkan sekolah berkebutuhan khusus untuk anak pertamanya menjadi peletup semangat Sondang untuk berjuang memperjuangkan hal yang mungkin dirasakan banyak orang dari Gedung Parlemen DPR RI.


Wanita yang besar di Tasikmalaya ini meyakini jika orang baik akan memiliki frekuensi dengan orang yang baik juga. Sondang memilih Partai NasDem karena memiliki banyak perbedaan dengan partai politik lainnya. 


Selain memiliki gagasan besar restorasi Indonesia, NasDem juga menurut Sondang memiliki banyak mentor politik hebat seperti Jeannette Sudjunadi, Gus Choi, Martin Manurung, Saan Mustopa dan tentu sang idolanya, Surya Paloh.


Tidak heran, meski baru bergabung dengan Partai NasDem, Sondang sudah mulai menjalani masa pengkaderannya di banyak kesempatan. Seperti di awal masa bergabungnya, Sondang bahkan sudah ikut mendampingi para petinggi Partai NasDem untuk turun langsung di masyarakat.


Kini konsentrasinya sedang tertuju pada kegiatan mempersiapkan Saksi NasDem melalui Training of Trainers (ToT). Sondang yang lama menimba ilmu di Philipina ini bergerilya setiap hari ‘blusukan’ dari utara ke selatan dari barat ke timur mengetuk satu per satu pintu rumah warga untuk memperkenalkan dan menerima masyarakat yang ingin bergabung dengan partai pencetus Politik Tanpa Mahar ini.


Tidak kurang dari 150 desa di wilayah Bogor sudah dikunjungi Sondang sejak 2016 lalu. Banyak waktu sondang harus memanggul sound system dan alat pendukung lainnya seorang diri. Menyusuri gang-gang kecil. Menerobos hujan dan gelapnya malam di Kabupaten Bogor.


Sondang adalah salah satu representasi yang menunjukan bahwa semua orang memiliki kesempatan yang sama di Partai NasDem. Tidak heran Sondang dibuat terkagum-kagum dengan konsep egaliter duduk sama rata berdiri sama tinggi di Partai NasDem.


Saatnya dukung Sondang mewujudkan tekadnya membawa perubahan dari kursi DPR RI.(*)


SAKSIKAN JUGA VIDEO :  Sondang di Jalan Restorasi