Sosok Detail

Hayono Isman: NasDem Konsisten Jalankan Amanah Reformasi

Hayono Isman: NasDem Konsisten Jalankan Amanah Reformasi

  • 24 Oktober 2017
  • 87

DALAM dirinya mengalir darah pejuang. Pada masa penjajahan kolonial Belanda, ayahnya bersama para pelajar dari Jawa Timur memimpin perjuangan di barisan terdepan demi meraih kemerdekaan Republik Indonesia.


Ia adalah politisi senior Indonesia Hayono Isman yang tidak lain merupakan putra kedua dari Mas Isman seorang inisiator dan komandan Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP) Jawa Timur.


Presiden Joko Widodo kemudian menganugerahi Mas Isman dengan gelar pahlawan nasional. Upacara penganugerahan gelar pahlawan untuk Mas Isman dilaksanakan pada 5 November 2015 di Istana Negara. Hayono Isman terlihat sangat bangga saat mewakili keluarga untuk menerima gelar pahlawan nasional untuk sang ayah.


"Ini kehormatan buat keluarga kami, di mana almarhum orang tua kami diberi gelar pahlawan melalui Presiden. Kehormatan ini sangat luar biasa bagi keluarga besar tentara pelajar Jawa Timur," ujar Hayono di Istana Merdeka saat itu.


Hayono Isman kini tengah berjuang bersama Partai NasDem pasca keputusannya untuk mundur dari Partai Demokrat pada medio Oktober 2016 lalu.


Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga pada Kabinet Pembangunan VI 1993-1998 itu mengambil sikap untuk keluar dari Partai Demokrat lantaran memiliki pandangan yang berbeda dengan partai berlambang bintang tiga itu terkait Pemilihan Gubernur DKI Jakarta beberapa waktu silam.


Hayono Isman lahir di Surabaya, Jawa Timur, 25 April 1956. Pengalamannya berjuang di jalan politik sangatlah luar biasa. Maka wajar jika saat ini ia menjadi anutan para politisi muda, bayangkan saja mulai dari organisasi kemasyarakatan, partai politik hingga legislatif maupun eksekutif pemerintahan pernah ia geluti. 


Tahun 2013 yang lalu Hayono Isman menjadi salah satu kandidat pada konvensi calon presiden yang dilaksanakan oleh Partai Demokrat. Namun, jauh sebelum itu Hayono Isman pernah menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga di era pemerintahan Soeharto dan menjadi anggota DPR RI pada beberapa periode, yang terakhir adalah tahun 2014 dari Fraksi Partai Demokrat.


Partai NasDem kini mendapat suntikan semangat baru setelah Hayono Isman memutuskan bergabung dengan partai pelopor politik tanpa mahar ini. Saat ini Hayono Isman dipercaya untuk menempati posisi Ketua DPP Partai NasDem Bidang Otonomi Daerah. 


Hayono Isman menjelaskan ia memilih bergabung dengan Partai NasDem lantaran partai bentukan Surya Paloh ini sangat konsisten dalam menjalankan amanat reformasi, untuk membangun kehidupan politik dan ekonomi Indonesia yang lebih baik lagi.


"Saya memilih masuk Partai NasDem karena partai kebangsaan ini konsisten dengan amanat reformasi," ujar Hayono Isman yang dikutip dari merdeka.com


Selain mampu konsisten menjalankan amanah reformasi, Hayono Isman juga senang sebab Partai NasDem berani mengambil kebijakan yang "out of the box" berbeda dengan kebijakan partai politik pada umumnya seperti menjadi pelopor kebijakan politik tanpa mahar.[]